Cerita Prasmul

EURECA 2018: Taklukan Pasar, Tingkatkan Peluang Bisnis!

Acara Entrepreneur Creative Challenge 2018 atau yang biasa dikenal dengan EURECA 2018 telah resmi dibuka pada Senin, 26 Februari 2018 di Auditorium Universitas Prasetiya Mulya BSD. Memasuki tahun ke-8, EURECA 2018 kembali hadir dengan mengangkat tema ULTIMATEUtilizing Market to Enhance Business Potential yang terdiri dari 3 kompetisi utama yaitu Business Plan Competition (BPC), Marketing Plan Competition (MPC), Management Debate Competition (MDC).

Makna ULTIMATE

ULTIMATE merupakan tema besar yang diangkat oleh EURECA 2018. Kepanjangan dari ULTIMATE itu sendiri yaitu “Utilizing Market to Enhance Business Potential”. Seperti yang kita tahu, ULTIMATE berarti fundamental atau hal yang mendasar. Sebagai seorang entrepreneur, mereka dituntut untuk memahami hal dasar dalam merintis sebuah usaha seperti situasi pasar yang terus berubah seiring berjalannya waktu. Mereka juga harus memiliki ide-ide inovatif untuk dapat mempertahankan eksistensi bisnis tersebut. Secara singkat, EURECA 2018 mengajak seluruh partisipan untuk tidak hanya berinovasi pada good-based consumption, namun juga berfokus pada experienced-based consumption dalam memperhatikan situasi pasar dalam membangun sebuah usaha.

Apa yang baru dari EURECA 2018?

EURECA 2018 menghadirkan dua hal baru yaitu Business Race dan Special Performance by Nadin Amizah pada acara Gala Dinner. Business Race merupakan suatu rangkaian acara dimana satu tim BPC bergabung dengan satu tim MPC untuk bekerja sama menyelesaikan post-to-post games. Games tersebut terdiri atas sejumlah permainan yang menguji kerja sama, sportifitas, dan pengetahuan peserta akan dunia bisnis.

Business Race di EURECA 2018 dikemas dalam bentuk games yang menarik bagi peserta.
Serba-serbi Business Race di EURECA 2018.

Di sisi lain, panitia mempersembahkan sesuatu yang baru dengan mengundang Nadin Amizah sebagai guest performer pada acara Gala Dinner EURECA 2018. Dengan demikian, seluruh peserta diharapkan tidak hanya berlomba, namun juga dapat menikmati proses perlombaan, dan dapat memperluas koneksi satu sama lain sebagai calon-calon penggerak ekonomi Indonesia. (Baca juga: Keseruan EURECA 2017 )

Nadin Amizah sebagai guest star di EURECA 2018.

Diawali Dengan Jalan-Jalan

Pada hari kedua, para peserta MPC melakukan company visit ke Tokopedia. Di Tokopedia, peserta mendapatkan workshop mengenai “Perluas Jangkauan Bisnismu Lewat Online” yang dibawakan oleh Ibu Janet Abigail dan Ibu Nelin Navila selaku Bagian Merchant Tokopedia. Lalu acara dilanjutkan dengan penjelasan mini case3 minutes-pitch to influence offline store to use Tokopedia” oleh Bapak Efraim selaku Bagian Business Development Tokopedia. Mini case ini ditujukan kepada para peserta MPC sebagai bentuk pemanasan dalam menyiapkan rocket pitch yang baik untuk hari berikutnya. Tidak hanya itu, pemenang mini case juga berkesempatan mendapatkan sejumlah hadiah dari Tokopedia.

Nelin Navila (Merchant Tokopedia) mengenalkan luasnya dunia online kepada para peserta EURECA 2018.
Seluruh peserta MPC EURECA 2018 diberikan mini case berupa rocket pitch di kantor Tokopedia.

Tidak hanya peserta MPC, para peserta BPC juga melakukan field trip ke PT. Forisa Nusapersada. Disana, para peserta BPC disambut dengan hangat dan dibagi menjadi 3 kelompok besar untuk mengikuti tour berkeliling pabrik. Selama tour, para peserta BPC diajak untuk melihat langsung proses produksi mulai dari penerimaan bahan baku hingga proses pengiriman. Selanjutnya, para peserta BPC mendapatkan kesempatan untuk memasak serta mencicipi beberapa produk dari PT. Forisa Nusapersada. Peserta BPC juga ditantang untuk mempromosikan produk dari PT. Forisa Nusapersada dengan kreatif dan semenarik mungkin. Kelompok dengan penilaian tertinggi pun mendapatkan hadiah sebagai tanda apresiasi. Field Trip diakhiri dengan sesi business coaching dari Ibu Merlina Latief selaku Human Capital General Affair (HCGA) PT. Forisa Nusapersada.

Siapa Top 5 dari BPC dan MPC?

Untuk dapat lolos ke babak final, 8 tim BPC kategori SMA dan 15 tim BPC kategori perguruan tinggi harus melewati tahap rocket pitch yaitu presentasi dengan durasi 15 menit per tim. Presentasi business plan kategori SMA dinilai oleh Ivan Sebastian Setiadarma, Andanu Prasetyo (Toko Kopi Tuku), dan Erwin Aryo Rinaldi (Barberbox Barbershop). Sementara kategori perguruan tinggi diseleksi oleh akademisi dan praktisi diantaranya Novira Dasilva, Stephen Lucas, Adi Putera Widjaja, dan Nazier Ariffin.

Peserta kompetisi BPC di EURECA 2018 kategori SMA sedang melakukan rocket pitch di hadapan juri.

Sama seperti BPC, 15 tim MPC yang telah lolos melewati seleksi paper harus mempresentasikan marketing plan mereka dengan tujuan untuk menyelesaikan real case yang telah diberikan oleh PT. Tokopedia selaku case contributor EURECA 2018. Penilaian presentasi marketing plan dilakukan oleh 4 dosen dari Universitas Prasetiya Mulya yaitu Bapak Handyanto Widjojo, MM, Bapak Antonius Puspo Kuntjoro, Bapak Suherman Widjaja, SE., MBus.Acc.Fin, Bapak Anis Gunawan, MM, dan 1 orang pihak Tokopedia yaitu Bapak Efraim Soejoto selaku perwakilan dari bagian Business Development.

Pre-Semifinal

Berbeda dengan BPC dan MPC, Management Debate Competition (MDC) melanjutkan seleksi berdasarkan nilai yang telah diakumulasikan dari preliminary round 1 sampai preliminary round terakhir. MDC sudah memasuki preliminary round 4 dengan mosi “Assuming feasibility THBT (This House Believe That) REEs Should be Equally Distributed Among Countries” dan pre-semi final dengan mosi “THW (This House Would) Make Switching to Green Technology a Prerequisite for Businesses to Gain Government Investment and Loans”.

Tahap Penentuan

Pada hari keempat, seluruh finalis BPC menyampaikan kembali ide bisnis masing-masing. Begitu pula dengan para finalis MPC, setiap tim mempresentasikan solusi kreatif yang telah disusun dengan lebih rinci. Presentasi dilakukan dalam durasi 35 menit untuk setiap tim. Sedangkan, para finalis MDC memasuki tahap semifinal dan grand final.

Setelah melewati berbagai rangkaian kegiatan, EURECA 2018 ditutup dengan acara Awarding Night dan Gala Dinner yang berlangsung di Auditorium Lt. 3 Gedung William Soeryadjaya Universitas Prasetiya Mulya. Acara tersebut diikuti oleh para finalis dari kompetisi Business Plan Competition (BPC), Marketing Plan Competition (MPC), dan Management Debate Competition (MDC), para juri, serta para tamu undangan.

Jamuan Gala Dinner EURECA 2018.

Acara dibuka dengan kata sambutan dari Vincentius Dauhan selaku Chairman EURECA 2018, M. Abdan Syakur Noor selaku President of Student Board 2017/2018, Bapak Efraim Soejoto dari bagian Business Development Tokopedia, dan Dr. Rudy Handoko selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Universitas Prasetiya Mulya. Berbagai macam performances seperti dance, iringan band, lagu, dan penampilan dari Nadin Amizah sebagai bintang tamu turut memeriahkan acara Awarding Night dan Gala Dinner. Acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan pemberian plakat, sertifikat, serta uang tunai dengan total 82 juta Rupiah.

Inilah para pemenang EURECA 2018:

Pemenang dari MPC:

  1. Wisokto
  2. Hustlers
  3. Orion
  4. Best Speaker : Ivana Teresa

Pemenang dari BPC Kategori Universitas:

  1. PERTOW
  2. Safety Sunnah Corporation
  3. Invisible Hands
  4. Best Speaker : Gabriel Pierre

Pemenang dari BPC Kategori SMA:

  1. Bitter Food
  2. Y-nots
  3. Blackcad Coffe
  4. Best Speaker : Tarisa Ayu Lestari

Pemenang dari MDC:

  1. UGM
  2. White Collar Criminals
  3. Konken
  4. Best Speaker : Alif Azadi Taufik

Selamat untuk para pemenang! Bagi yang belum berhasil tetap semangat dan terima kasih telah berpartisipasi dalam EURECA 2018! Sampai jumpa di EURECA 2019!

Sumber:

Publikasi EURECA 2018

https://www.instagram.com/eurecaid/

 

Add comment

About Us

About Us

Instagram @Prasmul

  • Keluarga besar Prasetiya Mulya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439H.
Semoga kedamaian dan kebaikan senantiasa meliputi Anda dan keluarga.

Kami akan kembali melayani Anda pada tanggal 19 Juni 2018.
  • Diego Yanuar (Alumnus S1 Business Prasetiya Mulya 2005) dan pasangannya Marlies menyisihkan waktu 1 tahun dalam hidup mereka untuk menjelajahi 20 negara dan 15.000 KM jarak yang terbentang antara Belanda hingga Indonesia, dengan menggunakan sepeda.
.
Apa yang membuat mereka tak gentar mengayuh? Kepada ceritaprasmul.com, Diego menjawab alasan yang menghidupkan semangatnya!
.
Selengkapnya di ceritaprasmul.com (klik link di bio @prasmul)
.
#ceritaprasmul #universitasprasetiyamulya #prasmulyan #prasmulyaninframe #everythinginbetween #sepeda #bicycle #ceritaprasmulyan #alumniprasmul #blogmahasiswa #kitabisa
  • Yuk manfaatkan liburanmu dengan mengikuti "Infinity Camp 5.0". Di camp tentang  hubungan antara manusia dan komputer ini, kamu bisa dapat pengetahuan terkini mengenai inovasi seru bagi Gen Z. 
Kamu juga bisa praktek langsung tentang smart system menggunakan sensor dan controller.

Biaya pendaftaran sudah termasuk KIT, menginap 2 malam, meals dan sertifikat.

Supaya lebih seru, ajak serta teman-temanmu !

Camp ini diselenggarakan oleh Program Studi Computer Systems Engineering (CSE) Prasetiya Mulya. 
Untuk informasi lanjut, bisa hubungi kami di 0816.1818.097. Ditunggu ya!

#infinitycamp5.0 #smartsystem #cse #computersystemsengineering
#holidaycamp #summercamp #prasmul #inovasi #genZ #workshop #stem #stemprasetiyamulya

Let’s Get Connected

Ikuti media sosial kami dan telusuri momen menarik tentang serunya perkuliahan di Prasmul!

Prasmul on Media