Cerita Prasmul

S1 Event Prasetiya Mulya dan Harapan Industri MICE Indonesia

Selain berperan untuk meningkatkan pariwisata, industri meeting, incentive, convention, dan exhibition (MICE) menjadi indikator kuat bagi perkembangan suatu bangsa. Oleh karena itu, sudah selayaknya penyelenggaraan event nasional dan internasional membutuhkan inovasi, tenaga sumber daya manusia (SDM) yang ahli, dan mentalitas pelayanan kelas utama.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencatat, sedikitnya 282.000 orang mengikuti acara MICE yang digelar di Indonesia selama 2013. Kegiatan itu menghasilkan sekitar Rp 19,9 triliun dan turut berkontribusi terhadap terciptanya 262.000 pekerjaan.

 

Coba bayangkan dengan jumlah pekerjaan sebanyak itu akan lebih baik lagi ketika diisi oleh SDM yang tidak hanya profesional secara pengalaman, tetapi juga secara akademik dalam menangani sebuah event. Berbicara tentang tenaga SDM yang ahli, kebutuhan akan poin ini tidak hanya pendukung, tetapi juga menjadi poin utama agar terselenggaranya berbagai event tersebut dapat berjalan sukses.

Suasana Entrepreneur Day 2014
Suasana Entrepreneur Day 2014

Program Studi Event

Kebutuhan akan menghadirkan ketersediaan SDM yang spesialis di bidang event diimplementasikan Prasetiya Mulya dengan membuka program studi baru yakni S1 Event Prasetiya Mulya. Pembantu Ketua (Puka) Prodi Operasional Akademik Konsentrasi S1 Event Yudho Hartono memaparkan, “Kita sangat membutuhkan SDM yang berkualitas dengan kemampuan yang tidak hanya di sisi teknis pembuatan sebuah event. Tetapi, hal ini harus dibarengi dengan kemampuan SDM yang dapat melihat dan memvisualisasikan event-event menarik seperti apa yang bisa diciptakan dan kemampuan untuk merancang serta mengeksekusi ide tersebut menjadi event yang berdampak luas.”

Sebagai pelaku di industri ini, Operational Director PT Dyandra Media International Tbk Danny Budiharto juga mengatakan betapa pentingnya ketersediaan SDM spesialis event. “Event adalah bisnis kreatif jadi tentunya membutuhkan orang-orang yang lebih terlatih dan kreatif dalam menangani event sehingga dapat terus menghasilkan ide-ide segar,” ujarnya.

buble

Mahasiswa S1 Business Prasetiya Mulya Angkatan 2010 dan Director Broadway Group Jakarta William Ernest Silanoe pun menyadari betapa pentingnya sebuah event dapat terselenggara secara rapi dan profesional. Ernest menceritakan pengalamannya kuliah di Prasetiya Mulya. Bermula dari aktif dalam bidang kemahasiswaan atau student board yang membuat dirinya mampu menjadi inisiator dalam menghadirkan sebuah ajang bagi para wirausaha muda untuk mempromosikan produknya di mal-mal besar Jakarta.

Ajang tersebut telah berlangsung tiga kali dan tidak disangka semakin tahun semakin banyak yang hadir. Pop Up Market namanya. “Pop Up Market pertama berhasil dikunjungi 14 ribu orang selama tiga hari. Yang kedua sebanyak 22 ribu dan terakhir ini mampu menembus 30 ribu pengunjung selama tiga hari. Tidak hanya dari segi bisnisnya yang harus diperhatikan, tetapi saya dan tim benar-benar harus memiliki kemampuan dalam menyelenggarakan sebuah event. Oleh karena itu, dengan adanya S1 Event ini, saya harapkan para generasi baru akan lebih mempunyai kemampuan yang profesional dalam membuat sebuah event tidak hanya dari segi pengalaman, tetapi juga akademik,“ terang Ernest.

Faktor akademik dan pengalaman nyatanya memang menjadi dua hal yang tidak terpisahkan. Untuk mengakomodasikan hal tersebut, Prasetiya Mulya mendesain kurikulum mahasiswa program S1 Prasetiya Mulya didukung dengan adanya program di bidang kemahasiswaan. Desain kurikulum mahasiswa program S1 Prasetiya Mulya didukung dengan adanya program di bidang kemahasiswaan atau student board (SB). Hal ini sebagai wadah para mahasiswa menerapkan ilmu yang didapatkan di bangku perkuliahan.

“Program-program yang dijalankan di organisasi kemahasiswaan merupakan panggung bagi para mahasiswa untuk bersimulasi dan melatih implementasi teori perkuliahan, dan membawa pengalaman berorganisasi tersebut ke dalam diskusi-diskusi di perkuliahan, dengan fokus pada kebutuhan pengembangan minat dan bakat mahasiswa, baik dari bidang keilmuan, olahraga, seni budaya, serta kebangsaan. Salah satu kegiatan yang telah terimplementasi seperti Pop Up Market,” terang Kepala Unit Kemahasiswaan S1 Prasetiya Mulia Farel Sumandar Valentino Sinaga.

Selain itu, dibentuknya program S1 Event di Prasetiya Mulya ini diharapkan dapat menambah kontribusi untuk memajukan Indonesia dalam menyediakan SDM yang profesional dalam bidang event. “Hal ini menjadi harapan baru bagi para generasi muda. Namun, yang perlu diingat walau secara formal pendidikan event telah dihadirkan, generasi muda harus jauh lebih berani dalam bertindak. Berani mewujudkan sebuah event menjadi kenyataan bukan sekadar ide,” terang Ernest.

Dengan adanya jurusan S-1 Event Prasetiya Mulya, diharapkan akan semakin banyak sumber daya manusia profesional di bidang event, seperti event planner, event marketing, brand activation agency, event consultant, event    conceptor, MICE, government MICE organizer, event organizer.

 

 

 

Add comment

About Us

About Us

Our Main Website

Our Main Website

Instagram @Prasmul

  • Negara yang maju dan makmur dapat dilihat dari sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan berkualitas. Menjamurnya usaha startup serta profesional di seluruh penjuru Tanah Air membuktikan bahwa Indonesia sudah bergerak ke arah yang benar.

Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-74! SDM Unggul, Indonesia maju. Langkah pertama dimulai dari kita semua.
  • Energi Terbarukan memberikan solusi terhadap krisis energi, isu pencemaran lingkungan dan pemanasan global. Pengembangan energi terbarukan memerlukan banyak tenaga ahli.

Sebagai pemuda/i generasi penerus bangsa yang memimpikan Indonesia terus maju dan berkembang, kebutuhan tenaga ahli energi terbarukan tersebut harus dipenuhi sebelum diisi oleh tenaga asing. Selain tenaga ahli yang professional dibidangnya, diperlukan entrepreneurial mindset dan inovatif sehingga mampu menjawab permasalahan dan merealisasikan ide-ide kreatif.

S1 Renewable Energy Engineering Universitas Prasetiya Mulya hadir untuk mewujudkan hal tersebut dengan merancang lulusan yang professional dibidangnya, kreatif dan memiliki jiwa kewirausahaan.

Berada dalam fakultas School of Applied STEM Universitas Prasetiya Mulya, mahasiswa akan melakukan proses pembelajaran yang diarahkan kepada pemecahan persoalan nyata dilapangan oleh para Faculty Member yang ahli dibidangnya. Didukung fasilitas gedung dan laboratorium dengan teknologi terkini di gedung terbaru Collaborative STEM Lab. Universitas Prasetiya Mulya, kampus BSD.
  • Melanjutkan kegiatan sosialisasi Beasiswa Bakti Indonesia, kali ini Universitas Prasetiya Mulya berkunjung ke SMAN Sumatera Selatan pada hari Selasa (13/8) kemarin. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 100 siswa-siswi SMAN Sumsel dari kelas XII.

Turut meramaikan acara ini adalah tiga lulusan SMAN Sumsel yang kini sedang menimba ilmu di Prasmul, tepatnya di jurusan S1 Business Mathematics, S1 Renewable Energy Engineering, dan S1 Hospitality Business.

Beasiswa Bakti Indonesia merupakan salah satu penghargaan dari Prasmul kepada pelajar SMA yang berprestasi dan aktif di seluruh Indonesia. Menajamkan ilmu dan bakat generasi penerus bangsa melalui pendidikan yang merata, beasiswa ini menjadi bentuk nyata kontribusi Prasmul terhadap pemajuan sumber daya manusia di Tanah Air.
Prasmul on Media

See Prasmul on these Media!