Cerita Prasmul

Prasetiya Mulya Jadi Universitas Swasta Pertama yang Bekerja Sama Dengan CT ARSA Foundation

BSD – Pada hari Jumat (8/3), Universitas Prasetiya Mulya menjalin perjanjian dengan CT ARSA Foundation, yang diketuai oleh Anita Ratnasari Tanjung, melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Kampus BSD.  Kerja sama ini dilakukan demi menjunjung pendidikan merata bagi insan muda penerus bangsa sekaligus memutuskan mata rantai kemiskinan di Indonesia.

Prof. Djisman dan Ibu Anita menandatangani MoU di Kampus BSD.

Mengawali kerja sama ini, sebanyak 11 murid SMA di bawah naungan CT ARSA Foundation menerima beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Prasetiya Mulya. Tak hanya itu, Prof. Dr. Djisman Simandjuntak selaku Rektor Universitas Prasetiya Mulya juga berharap diadakannya program-program lain bersama CT ARSA Foundation yang tetap berintikan pemajuan SDM Indonesia.

Setelah prosesi teken kontrak, Ibu Anita mengikuti campus tour untuk melihat Universitas Prasetiya Mulya.

“Dalam bisnis kelapa sawit, kita lumayan. Karet, kita juga lumayan. Hiburan, kita juga lumayan. Namun dalam bisnis-bisnis yang berbasis ilmu pengetahuan, kita masih tertinggal jauh dan harus mengejarnya,” jelas Prof. Djisman.

Bagi Ibu Anita, kegiatan teken kontrak ini merupakan momentum penting dalam melengkapi visi dan misi organisasi yang ia dirikan. Setelah menggandeng 16 PTN unggulan di Indonesia, Universitas Prasetiya Mulya menjadi Perguruan Tinggi Swasta pertama yang menjalin perjanjian dengan CT ARSA Foundation.

Perjalanan CT ARSA Foundation dalam memajukan pendidikan Indonesia dimulai pada tahun 2005, setelah bencana tsunami Aceh melanda dan memakan ratusan ribu korban. Kala itu, CT ARSA Foundation menadah hampir 600 anak yatim-piatu dan menyekolahkan mereka sampai jenjang perguruan tinggi.

Perwakilan Universitas Prasetiya Mulya dan CT ARSA Foundation foto bersama di depan gedung Collaborative STEM Laboratories.

Tidak berhenti di situ, CT ARSA Foundation melanjutkan kegiatan mulianya dengan mendirikan sekolah-sekolah unggulan bebas biaya untuk mendidik anak-anak berprestasi dengan kondisi ekonomi kurang mampu. Melalui program BIDIKMISI, organisasi ini menggandeng 16 Perguruan Tinggi Negeri papan atas di Indonesia, dan kini Universitas Prasetiya Mulya, untuk melontarkan murid-murid yang beranung di bawah CT ARSA Foundation ke bangku kuliah.

Demi memajukan bangsa, generasi muda perlu diberikan pendidikan yang setinggi-tingginya. Kerja sama antara Universitas Prasetiya Mulya dan CT ARSA Foundation ini menjadi langkah pertama dalam menciptakan masyarakat berprestasi dan profesional.

Avatar

Sky Drupadi

Add comment

About Us

About Us

Our Main Website

Our Main Website

Instagram @Prasmul

  • Prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU antara Universitas Prasetiya Mulya dan International Management Institute (IMI) diselenggarakan di Lausanne, Swiss, pada hari Kamis (16/3) lalu. Dihadiri oleh Prof. Dr. Djisman Simandjuntak selaku Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Puan Maharani dan Duta Besar Indonesia untuk Swiss Prof. Dr. Muliaman Hadad, kolaborasi ini diharapkan dapat membuahkan kegiatan edukatif yang bermanfaat bagi mahasiswa, Faculty Member, serta Indonesia.
  • Tahukah kamu, menurut penelitian Program for International Student Assessment (PISA), Indonesia berada di kedudukan ke-62 dari 70 negara dalam peringkat minat baca? Yuk, jangan biarkan buku kamu berdebu di rumah. Dari buku, kamu bukan hanya mendapatkan hiburan, tapi juga ilmu, inspirasi, bahkan teman baru! Buku apa yang sedang kamu baca, Prasmulyan? .
#haribukunasional
.
#perpustakaannasional #astrainternationallibrary #perpustakaan #library #nationalbookday #favoritbook #yukmembaca #yukbacabuku #17mei #indonesia #gemarmembaca #bukujendeladunia #UniversitasPrasetiyaMulya #Prasmulyan #prasmul
  • Worldwide Developers Conference (WWDC) 2019 merupakan ajang tahunan bergengsi bagi para pengembang aplikasi di dunia.

Berlangsung sejak 1987, event ini diikuti oleh ribuan peserta dari puluhan negara setiap tahunnya.

Pada tanggal 3-7 Juni 2019 mendatang, seorang Prasmulyan akan terbang ke San Jose, Amerika Serikat, sebagai salah satu tamu terpilih di WWDC19! Penasaran siapa? Swipe dan simak kisahnya ya!

#wwdc19 #appledeveloper
Prasmul on Media

See Prasmul on these Media!