Cerita Prasmul

Ini Dia Skripsi Mahasiswa Prasmul yang Menjadi Juara I di Lomba Karya Ilmiah Bank Indonesia

Salam Prasmulyan! Kali ini kami, Dominikus Otto Krisnadi, Kelvin Yohanes, dan Zecharia Eucharistio Kemur (Alumni S1 Finance & Banking Prasmul 2009) akan berbagi kisah saat meraih Juara I dalam kompetisi Karya Ilmiah Stabilitas Sistem Keuangan (LKI SSK) 2017 dari Bank Indonesia, yang berlangsung pada 29 September – 23 November 2017 lalu.

Fyi, LKI SSK merupakan kompetisi karya ilmiah rutin yang dilaksanakan Bank Indonesia sejak 2008, untuk mendorong masyarakat, khususnya kalangan akademisi, agar lebih mendalami mengenai stabilitas sistem keuangan (SSK).

(Ki-Ka): Selebrasi Zecharia Eucharistio Kemur, Dominikus Otto Krisnadi, dan Kelvin Yohanes sebagai Juara I LKI SSK 2017.

Kisah Awal Mengikuti Lomba

Sebagai alumni S1 Finance & Banking Prasmul angkatan 2013, kala itu kami tertarik untuk mengulik topik perbankan sebagai tema skripsi kami. Skripsi berjudul “Pengaruh antara Tingkat Kompetisi Industri Terhadap Risiko Sistemis dalam Perbankan Umum di Indonesia pada Periode Tahun 2011-2015” yang kami susun ternyata punya kans untuk melaju di kompetisi karya ilmiah bergengsi yang di gelar Bank Indonesia.

Meski sempat tak yakin, para Faculty Member di jurusan S1 Finance & Banking, khususnya Ibu Aulia dan Ibu Wijantini sangat mendorong kami untuk melaju di ajang ini. Keduanya juga menceritakan kisah sukses 2 Alumni S1 Finance & Banking Prasmul angkatan 2009 yaitu Benedikta Atika dan Rizky Arief Rachman yang pernah membawa skripsi mereka pada kompetisi yang sama, hingga berhasil  meraih Juara I. Alhasil, cerita itu membulatkan tekad kami untuk menjadikan skripsi ini lebih dari sekedar syarat kelulusan.

Melaju ke Babak Final

Bagi teman-teman yang tertarik mengikuti kompetisi ini, kalian harus melalui 3 tahapaan lomba yang ada. Tahapan pertama adalah seleksi paper oleh 3 dewan juri dari Universitas Negeri (ITB, IPB, dan UGM).  Tahap kedua adalah final presentasi 5 paper terbaik, dan yang terakhir adalah kesempatan untuk melakukan presentasi hasil karya ilmiah dalam acara ‘Seminar Riset Makroprudensial 2017’ yang  merupakan acara rutin tahunan yang dilakukan oleh Bank Indonesia.

Tim dari Universitas Prasetiya Mulya berpose bersama tim Finalist dan jajaran Juri pada saat babak final yang diadakan di Hotel JW Marriot Surabaya.

Puji tuhan kami bisa membawa nama Prasmul melaju ke babak final bersama 4 perguruan tinggi lainnya yaitu Vrije Universiteit Amsterdam, Universitas Sebelas Maret, Universitas Jember, dan IAIN Lhokseumawe. Berkat support dari Prasmul, kamipun melaju ke babak Final presentasi LKI SSK 2017 yang diadakan di Hotel JW Marriot Surabaya. (Baca juga: Inovasi Mahasiswa Prasmul Raih Juara I di NESCAFé Kickstart Jakarta )

Hadapi Tantangan

Berhadapan dengan para akademisi dan praktisi yang menguasai bidangnya merupakan suatu challenge bagi kami yang notabene seorang fresh graduates. Para juri mengajukan pertanyaan cukup mendetil pada landasan metodologi yang digunakan, sehingga jika tim lain hanya berhadapan dengan juri sekitar 1 jam, kami harus  menjalani 1,5 jam presentasi hingga tanya jawab bersama para panelis.

Selain itu,  kami juga belajar beradaptasi dengan keterbatasan waktu presentasi yang disediakan. Dalam 20 menit, kami berusaha mengutarakan poin-poin terpenting melalui tampilan power point yang menarik. Beruntungnya, para Faculty Member banyak memberikan masukan dan saran perihal cara presentasi, cara jawab yang tepat, serta tampilan dan materi presentasi sehingga sangat membantu jalannya penampilan kami pada hari itu.

Universitas Prasetiya Mulya menjadi Juara I dalam Lomba Karya Ilmiah Stabilitas Sistem Keuangan 2017 yang diadakan Bank Indonesia, diikuti oleh Vrije Universiteit Amsterdam sebagai Juara II, Universitas Sebelas Maret Sebagai Juara Harapan I, Universitas Jember Sebagai Juara Harapan II, serta IAIN Lhokseumawe sebagai Juara Harapan III.

Terakhir, bersaing dengan 86 tim terbaik yang merupakan mahasiswa S1 maupun S2,  dari Perguruan Tinggi unggulan dalam negeri maupun luar negeri juga merupakan tantangan yang tak kami lupakan.

Kami tak menyangka bahwa topik yang kami ajukan ternyata membawa ketertarikan di mata para juri dan pihak Bank Indonesia sendiri.  Menurut para panelis, penelitian yang kami lakukan mampu menghubungkan antara fenomena secara makro (yakni risiko sistemis yang menjadi tema kompetisi) dengan fenomena mikro dalam perbankan yang sedang terjadi (yakni kompetisi masing-masing bank). Penyampaian penelitian yang kami miliki juga dinilai sangat runtut.

Bentuk Dukungan Prasmul

Tentu saja  semua kesuksesan yang kami raih berkat tak lepas dari dukungan penuh dari Prasmul. Kami diberikan dukungan finansial terkait biaya transportasi ke Surabaya untuk mengikuti final. Selain itu, kami juga bersyukur atas arahan para FM pembimbing skripsi, FM Jurusan Finance & Banking, serta FM Jurusan Business Economics yang senantiasa mengerahkan ilmu, tenaga dan upayanya di tengah kesibukan yang mereka hadapi. Pastinya, kemenangan ini kami persembahkan untuk almamater tercinta. Jaya Selau Prasetiya Mulya! (*Editor: VIO)

Vitry Octavia

Vitry Octavia

Add comment

About Us

About Us

Our Main Website

Our Main Website

Instagram @Prasmul

  • Prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU antara Universitas Prasetiya Mulya dan International Management Institute (IMI) diselenggarakan di Lausanne, Swiss, pada hari Kamis (16/3) lalu. Dihadiri oleh Prof. Dr. Djisman Simandjuntak selaku Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Puan Maharani dan Duta Besar Indonesia untuk Swiss Prof. Dr. Muliaman Hadad, kolaborasi ini diharapkan dapat membuahkan kegiatan edukatif yang bermanfaat bagi mahasiswa, Faculty Member, serta Indonesia.
  • Tahukah kamu, menurut penelitian Program for International Student Assessment (PISA), Indonesia berada di kedudukan ke-62 dari 70 negara dalam peringkat minat baca? Yuk, jangan biarkan buku kamu berdebu di rumah. Dari buku, kamu bukan hanya mendapatkan hiburan, tapi juga ilmu, inspirasi, bahkan teman baru! Buku apa yang sedang kamu baca, Prasmulyan? .
#haribukunasional
.
#perpustakaannasional #astrainternationallibrary #perpustakaan #library #nationalbookday #favoritbook #yukmembaca #yukbacabuku #17mei #indonesia #gemarmembaca #bukujendeladunia #UniversitasPrasetiyaMulya #Prasmulyan #prasmul
  • Worldwide Developers Conference (WWDC) 2019 merupakan ajang tahunan bergengsi bagi para pengembang aplikasi di dunia.

Berlangsung sejak 1987, event ini diikuti oleh ribuan peserta dari puluhan negara setiap tahunnya.

Pada tanggal 3-7 Juni 2019 mendatang, seorang Prasmulyan akan terbang ke San Jose, Amerika Serikat, sebagai salah satu tamu terpilih di WWDC19! Penasaran siapa? Swipe dan simak kisahnya ya!

#wwdc19 #appledeveloper
Prasmul on Media

See Prasmul on these Media!