Cerita Prasmul

Barberbox Perkuat Karakter Pria Lewat Tatanan Rambut | Ceritaprasmul Recommendation

Potong rambut adalah esensi bagi semua orang. Bukan hanya wanita saja yang hobi merawat ‘mahkota’nya,  kini perawatan rambut  juga menjadi mandatori bagi banyak pria. Kultur yang tersebut hadir memang bukan tanpa alasan.  Like wiseman said, Personality is inherited from hairstyle, kebutuhan untuk terlihat rapih ibarat penunjang bagi penampilan bahkan tak jarang membantu membentuk karakter seorang pria.

Kultur yang pada kisaran 5 tahun silam ini belum menjadi tren , berhasil dijemput oleh Muhammad Emyranza dan sepupunya Triputra S. Salim.

The men behind Barberbox; Triputra Salim dan Muhammad Emyranza (Ki-Ka). Emyranza adalah Alumnus S1 Bisnis Prasmul

Seperti yang sudah ceritaprasmul kisahkan pada profil Emyranza dalam membangun Barberbox, Alumnus S1 Bisnis Prasmul ini memulai bisnis Barberbox semenjak Ia masih dibangku kuliah. Berikut ulasan ceritaprasmul tentang kelebihan Barberbox:

The ‘It’ Factor

Memulai debutnya di 2012, Barberbox bisa dibilang sebagai pionir yang membawa bisnis pangkas rambut lebih ‘naik kelas’. Pangkas rambut yang mengusung ambiens rustic modern ini memiliki kelebihan yang oke banget.

Interior Barberbox

Darisegi kualitas kapsternya, Barberbox merekrut  kapster yang sudah memiliki jam terbang minimal 43.800 jam. Bukan berenti di situ saja! Pengalaman ribuan jam tersebut didukung dengan pelatihan tiap bulan yang disediakan Barberbox, sehingga Kapster pun terlatih dari segi skill dan manner.

Kapster Barberbox mampu melayani pelanggan lintas generasi

Berbicara mengenai fasilitas, pangkas rambut yang satu ini sengaja mengimpor langsung kursi pangkas rambut supaya menambah kenyamanan bagi pelanggan. Performa kapster juga didukung  dengan alat cukur teranyar. Higienitas alat cukur dijamin terjaga, Prasmulyan!

Beranjak ke kelebihan selanjutnya, yaitu lokasi yang strategis. Setelah mengenyam pendidikan S1 Bisnis di Prasmul, jiwa bisnis Emyr memang tak perlu diragukan lagi. Ekspansi bisnisnya yang terbilang cukup pesat, berhasil membawa bendera Barberbox berkibar bukan hanya di pulau Jawa, tapi di Bali dan Sumatera. Memiliki segmen market  masyarakat urban, tak heran jika Barberbox tersebar di titik strategis mulai dari Senopati, Hang Lekir, Kelapa Gading, Bintaro, Harmoni, Bekasi, Palembang, Bali dan Padang.

Barberbox Cabang Hang Lekir

Semua kelebihan di atas, akan kalah kalau harga yang ditawarkan ga terjangkau. Setuju Prasmulyan? Tenang! Barberbox hadir dengan harga yang terjangkau kok, Mulai dari gentle cut, hair washing, hair coloring, shaving, hingga massage tersaji di sini. Dengan merogoh kocek kurang dari 100 ribu, kamu bisa pulang dengan tampilan baru!

Price list Barberbox

Dukungan Branding Yang Kuat

Bukan Alumni Prasmul namanya, kalau melupakan aspek Branding dalam menjalankan bisnisnya. Tak hanya sekedar logo yang catchy, Branding adalah karakter yang ditonjolkan supaya sebuah merek terlihat stand out di kalangan pangkas rambut lainnya.

Bicara mengenai Branding, Barberbox cukup kuat dalam melakukan kultivasi brand-nya di benak masyarakat. Dengan taglinewhere man turns into gentleman’  identitas sebagai barbershop-nya para gentleman lekat di pangkas rambut satu ini. Ketika ceritaprasmul main ke Barberbox Senopati, kita melihat sendiri lho kalo rata-rata customer mereka adalah para eksekutif muda yang peduli penampilan.

Barberbox juga gencar melakukan kampanye untuk memperkuat branding mereka. Dengan memanfaatkan media sosial, aktivitas instagram @barberbox_id bukan hanya sekedar hard-selling semata. Mereka memberikan tips ala gentleman hingga program menarik bagi pelanggan, khususnya Prasmulyan!

Program kerjasama dengan Ikaprama Prasmul
Kegiatan CSR Barberbox
Tips Gentle Cut

 

 

 

 

 

 

 

 

Memiliki Loyal Customer

Dengan kerja keras Emyr, Putra dan The Box Team, Barberbox cukup banyak memiliki pelanggan setia. Reza adalah satu diantara pelanggan Barberbox yang selalu berkunjung setiap bulannya, Ia mengaku sudah setahun menjadi pelanggan setia pangkas rambut milik Emyr ini “Karena Barberbox banyak lokasinya dan strategis. Saya paling sering datang ke Senopati ini, karena dekat dari kantor.” Eksmud yang bekerja di perusahaan IT ini juga punya alasan lain“ Sebelum tahu Barberbox, saya potong di Kompetitor. Akhirnya beralih karena puas sama servis di Barberbox,” ujarnya. Sebagai pelanggan setia, Reza juga berharap agar Barberbox tetap menjaga performa servis dan kualitasnya, sehingga tetap bisa bertahan di tengah gempuran barbershop lain yang makin bermunculan.

Beragam pelanggan: remaja
Beragam pelanggan: Anak-anak
Beragam pelanggan: Publik Figur

 

 

 

 

 

 

 

Itulah rekomendasi pangkas rambut milik Emyranza – Alumnus S1 Bisnis Prasetiya Mulya ga rugi untuk kalian datangi. Jika Prasmulyan punya rekomendasi tempat seru lainnya atau bisnisnya ingin di ulas di blog ceritaprasmul, hubungi vitry.octavia@pmbs.ac.id atau febrina.elisabeth@pmbs.ac.id ya!

Informasi lebih lanjut seputar Barberbox, silahkan klik: www.barberbox.id atau @barberbox_id  untuk detail lokasinya!

 

Sumber foto:

@barberbox_id

 

 

Add comment

About Us

About Us

Our Main Website

Our Main Website

Instagram @Prasmul

  • Sejak semester pertama di Universitas Prasetiya Mulya, kemampuan team working mahasiswa diperkuat melalui tugas kuliah yang umumnya dikerjakan berkelompok. Untungnya, kampus ini menyediakan banyak area untuk berdiskusi sehingga mahasiswa tidak harus menghabiskan ratusan ribu rupiah untuk nongkrong di cafe. Seru, kan?

Untukmu yang tinggal di Batam, temukan keseruan lain tentang perkuliahan di Prasmul dalam Roadshow Info Session di bulan Oktober ini. Catat informasinya, ya!

Sabtu, 19 Oktober 2019
13.00 - 15.00 WIB
Nagoya Hill Hotel
Register at prasetiyamulya.ac.id/infosession/

Be the next 2020 Prasmulyan!
  • Selamat Hari Pangan Sedunia!

Di tengah banyaknya masyarakat yang mengalami kelaparan dan malnutrisi, anehnya food waste juga menjadi permasalahan pelik yang harus dihadapi oleh organisasi makanan seperti Food and Agriculture Organization (FAO). Sebenarnya separah apa permasalahan food waste yang dihadapi bumi? 
Swipe left untuk tahu lebih banyak.
  • Setelah tiga atau empat tahun berkuliah, pasti kamu bukan lagi orang yang sama di semester satu. Misalnya Fala dan Calvin, dua Prasmulyan semester akhir yang secara langsung merasakan perbedaan pada diri mereka selama berkuliah. Setelah melalui banyak pengalaman, pasti kamu pun juga bisa menjadi sosok yang lebih pintar, bijak, dan berani.

AN EXCITING EVENT IS COMING YOUR WAY! 
SELF-TRANSFORM WITH PRASMUL. 
COMING SOON. 26.10.19
Prasmul on Media

See Prasmul on these Media!