Cerita Prasmul
Kegiatan Studi Banding Sebagai Mula Penyebaran Semangat Wirausaha di Indonesia

Kegiatan Studi Banding Sebagai Mula Penyebaran Semangat Wirausaha di Indonesia

Berangkat dari permintaan Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan, Prasetiya Mulya bekerja sama dengan Bina Nusantara untuk melakukan kegiatan studi banding bersama para pengajar Politeknik kelautan serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kegiatan yang berlangsung sejak akhir November ini dilakukan untuk menanamkan jiwa kewirausahan ke seluruh penjuru Indonesia.

Meramu materi pembelajaran bersama Binus, kegiatan studi banding ini dimulai dengan workshop yang dilakukan serentak ke sekolah-sekolah tujuan, antara lain di Waiheru, Pariaman, Belitung, Sidoarjo, serta Jakarta. Setelah itu, para kepala sekolah Politeknik dan SUPM diundang ke kampus Prasmul pada hari Kamis (13/12) lalu agar mereka semakin memahami pentingnya menanamkan jiwa entrepreneurship pada pelajar generasi penerus bangsa.

Mahasiswa S1 Business mempresentasikan ide bisnis mereka.

“Kami mengenalkan para pengajar pada visi, misi, serta proyek-proyek yang sedang dijalankan Prasmul,” Ibu Elisabeth Novira da Silva, S.Sos, MBA, Faculty Member S1 Business Universitas Prasetiya Mulya, menjelaskan. “Nantinya, sekolah-sekolah tersebut akan menjadi badan layanan umum. Artinya, mereka harus mencari dana sendiri. Karena hal tersebut, peserta studi banding ini sangat antusias dalam mempelajari kewirausahaan.”

Peserta studi banding mendengarkan materi pembelajaran dengan serius dan antusias.

Menurut Ibu Elisabeth, permasalahan utama yang perlu dibasmi adalah pola pikir negatif tentang keterbatasan dana dan ide yang tidak matang. Para kepala sekolah pun mengaku bahwa kadang bukan produk saja yang menjadi persoalan, melainkan pemahaman kurang mengenai pemasaran. Maka dari itu, Prasmul mengajak beberapa mahasiswa S1 Business untuk mempresentasikan thought process dan produk mereka yang telah dibangun selama masa pembelajaran di kelas.

“Kami di sini untuk menginspirasi,” ujar Ibu Elizabeth. “Kami harap dengan kegiatan ini, para peserta studi banding dapat turut menularkan inspirasi tersebut ke murid-murid mereka agar seluruh masyarakat dapat menciptakan proyek mereka sendiri.”

Prasetiya Mulya dan Politeknik menantikan kerja sama berikutnya.

Melalui kegiatan studi banding, Ibu Elizabeth juga ingin terus menyebarkan “virus” kewirausahaan di Indonesia agar bisnis-bisnis tak hanya menjamur di Ibu Kota saja. Melihat semangat belajar pihak Politeknik dan SUPM yang sudah tinggi, sang Faculty Member percaya bahwa hal tersebut dapat direalisasikan.

“Ini adalah tugas kami sebagai pengajar, untuk bantu mendidik bangsa. Semuanya di mulai dari hal kecil seperti ini,” tutup Ibu Elizabeth.

mm

Sky Drupadi

Add comment

Translate »